Senin, 22 Oktober 2012

KELUARGA YANG BERTUMBUH DALAM TUHAN



Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu.(2 Timotius 1:5)

Kita mengenal Timotius dari 2 surat yang dikirimkan Paulus kepadanya. Dari surat2 itu kita tahu Timotius muda, adalah salah satu saudara seiman, murid, kawan sekerja andalan Paulus, sehingga dipercaya  menggembalakan beberapa jemaat. Dari surat Paulus kepada Timotius kita melihat banyak pengajaran, motivasi dan nasihat dan kepada Timotius dalam pelayanannya. Paulus juga menyebut Timotius sebagai anak yang kekasih di dalam Injil, yang menggambarkan kedekatan pribadi antara Paulus dan Timotius
Dalam suratnya di 1 Tim 1:5, Paulus menganggap penting untuk menyebut ibu dan nenek Timotius sbb : Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu. Melalui ayat ini kita melihat, buah pelayanan Timotius, bahkan dibentuk jauh sebelum Timotius belajar pada Paulus. Sungguh indah saat kita melihat, iman yang besar dipelihara dari generasi ke generasi, pertama-tama dari neneknya Lois, ibunya Enike, dan akhirnya membentuk iman Timotius. Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan iman. Keluarga dapat menjadi tempat persemaian benih iman yang baik, menjadi sarana bertumbuh paling efektif dan mendasar. Iman yang disemaikan dalam keluarga akan dipupuk dan bertumbuh subur dalam pertumbuhan rohani pribadi, dan pada akhirnya iman keluarga-keluarga itu menjadi dasar iman gereja.

Tema bertumbuh dalam Tuhan, ingin mengajak kita semua mengingat keluarga sebagai salah satu sarana atau tempat bertumbuhnya iman setiap anggotanya. Iman yang kokoh dalam keluarga akan menjadi dasar pertumbuhan pribadi-pribadi di dalamnya. Pertumbuhan ke arah Kristus dapat dibangun jika sebagai keluarga kita menanamkan disiplin rohani dalam keluarga melalui waktu teduh dalam doa dan perenungan firman Tuhan. Disiplin rohani yang terus menerus akan membentuk iman kepada Kristus dan hidup yang berkarakter Kristus. Sebagai keluarga yang bertumbuh dalam Tuhan, pada akhirnya kita menjadi keluarga yang melayani Tuhan, bersaksi bagi Tuhan, menjadi penatalayan yang baik atas waktu, harta dan kehidupan yang dianugerahkan Tuhan agar melaluinya setiap keluarga dapat memuliakan Tuhan.

Selamat bertumbuh di dalam Tuhan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar